Kerajaan Kerajaan Majapahit sering disebut sebagai salah satu puncak kejayaan peradaban Nusantara. Berdiri pada abad ke-13 dan mencapai masa keemasan pada abad ke-14, Majapahit bukan hanya besar dari sisi wilayah dan kekuasaan, tetapi juga meninggalkan warisan nilai, konsep politik, dan budaya yang pengaruhnya masih terasa hingga Indonesia modern saat ini.
Walaupun Majapahit telah lama runtuh, jejaknya tetap hidup dalam identitas nasional, sistem pemerintahan, budaya, hingga semboyan negara. Artikel ini akan membahas bagaimana pengaruh Majapahit membentuk Indonesia modern, baik secara langsung maupun tidak langsung.
1. Konsep Persatuan Nusantara sebagai Fondasi Indonesia



Salah satu warisan terbesar Majapahit adalah gagasan persatuan wilayah Nusantara. Dalam kitab Negarakertagama, disebutkan wilayah-wilayah yang berada dalam pengaruh Majapahit, mencakup berbagai pulau dan kerajaan di Asia Tenggara maritim.
Gagasan ini kemudian menginspirasi para pendiri bangsa Indonesia dalam membayangkan Indonesia sebagai negara kepulauan yang bersatu, meskipun terdiri dari beragam suku, bahasa, dan budaya. Konsep “Nusantara” yang populer saat ini tidak dapat dilepaskan dari pemikiran politik Majapahit.
2. Sumpah Palapa dan Semangat Nasionalisme
Tokoh penting dalam sejarah Majapahit adalah Gajah Mada, mahapatih yang dikenal dengan Sumpah Palapa. Ia bersumpah tidak akan menikmati kenikmatan dunia sebelum menyatukan Nusantara di bawah Majapahit.
Makna Sumpah Palapa:
- Tekad kuat untuk persatuan
- Kepentingan negara di atas kepentingan pribadi
- Loyalitas terhadap cita-cita besar
Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat nasionalisme Indonesia modern, terutama dalam perjuangan kemerdekaan dan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
3. Bhinneka Tunggal Ika: Warisan Langsung Majapahit



Semboyan negara Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, berasal dari karya sastra zaman Majapahit yang ditulis oleh Mpu Tantular. Ungkapan ini berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
Pada masa Majapahit, semboyan ini mencerminkan:
- Toleransi antara Hindu dan Buddha
- Kehidupan masyarakat multikultural
- Keharmonisan dalam perbedaan
Dalam Indonesia modern, Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan ideologis dalam mengelola keberagaman suku, agama, dan budaya.
4. Pengaruh Majapahit terhadap Sistem Pemerintahan



Majapahit memiliki sistem pemerintahan yang relatif terstruktur:
- Raja sebagai pemegang kekuasaan tertinggi
- Pejabat negara dengan tugas jelas
- Administrasi wilayah yang rapi
Struktur ini menjadi referensi awal bagi perkembangan sistem pemerintahan di Nusantara. Dalam konteks modern, nilai yang diwariskan bukan bentuknya, melainkan prinsip tata kelola negara, seperti:
- Hierarki pemerintahan
- Pembagian tugas
- Ketaatan pada hukum dan administrasi
5. Budaya, Seni, dan Identitas Jawa dalam Indonesia Modern
Majapahit memberikan pengaruh besar pada perkembangan:
- Seni arsitektur
- Sastra Jawa Kuno
- Tradisi kerajaan dan upacara
- Nilai etika kepemimpinan
Banyak unsur budaya Jawa yang berkembang pada masa Majapahit masih hidup hingga kini dan menjadi bagian dari kebudayaan nasional Indonesia, seperti nilai unggah-ungguh (tata krama), musyawarah, dan simbol-simbol kekuasaan tradisional.
6. Konsep Negara Maritim dan Geopolitik


Majapahit bukan hanya kerajaan agraris, tetapi juga memiliki kekuatan maritim yang penting. Armada lautnya digunakan untuk:
- Menjaga jalur perdagangan
- Menghubungkan wilayah kepulauan
- Menjalin hubungan antar kerajaan
Konsep ini relevan dengan visi Indonesia modern sebagai negara maritim, yang mengandalkan laut sebagai penghubung utama antarpulau dan sebagai sumber ekonomi nasional.
7. Majapahit dalam Narasi Sejarah Nasional
Dalam buku pelajaran, pidato kenegaraan, dan simbol nasional, Majapahit sering dijadikan:
- Contoh kejayaan masa lalu
- Inspirasi kebangkitan bangsa
- Bukti bahwa Nusantara pernah bersatu dan berdaulat
Narasi ini berperan penting dalam membangun rasa percaya diri nasional bahwa Indonesia mampu menjadi negara besar dan berpengaruh di dunia.
8. Majapahit dan Identitas Nasional Indonesia
Walaupun Indonesia modern bukan kelanjutan langsung Majapahit, nilai-nilai yang diwariskan kerajaan ini tetap relevan:
- Persatuan dalam keberagaman
- Kepemimpinan berorientasi kepentingan rakyat
- Kekuatan maritim
- Identitas Nusantara
Majapahit menjadi simbol historis yang memperkuat jati diri Indonesia sebagai bangsa besar dengan akar peradaban yang kuat.
Kesimpulan
Pengaruh Kerajaan Majapahit terhadap Indonesia modern sangatlah besar dan multidimensional. Dari konsep persatuan Nusantara, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, semangat nasionalisme ala Gajah Mada, hingga budaya dan sistem pemerintahan, semuanya membentuk fondasi pemikiran bangsa Indonesia.
Majapahit bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi sumber inspirasi yang terus hidup dalam nilai-nilai kebangsaan Indonesia hari ini. Memahami Majapahit berarti memahami akar sejarah Indonesia sebagai negara yang besar, beragam, dan bersatu.